Daftar Alat Musik Tradisional Jawa Tengah yang Wajib Dilestarikan

Daftar Alat Musik Tradisional Jawa Tengah yang Wajib Dilestarikan

Budiarto 0
Ada banyak alat musik tradisional Jawa Tengah yang kerap dimainkan dalam beragam acara. Bahkan beberapa di antaranya sering dimasukkan ke dalam aransemen lagu-lagu modern. Sayangnya, alat-alat musik tersebut mulai terancam keberadaannya akibat invasi dari alat-alat musik dari luar Indonesia. Maka dari itu, penting bagi kita untuk mengetahui bahkan mempelajari alat musik tradisional agar tidak cepat tergerus oleh zaman atau bahkan punah.

Gunung Berapi di Indonesia Yang Masih Aktif Meletus

Budiarto 0
Berikut ini gunung berapi di indonesia yang masih aktif sampai saat ini disertai catatan sejarah gunung berapi di Indonesia yang pernah meletus pada era modern, gambar letusan gunung berapi di Indonesia yang menggemparkan dunia ada di halaman akhir artikel ini.

Gunung berapi di Indonesia terbentuk akibat zona subduksi antara lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australia. Beberapa gunung berapi di Indonesia terkenal di dunia karena letusannya yang sangat dahsyat misalnya gunung Krakatau yang letusannya berdampak secara global pada tahun 1883, letusan supervulkan gunung Toba terjadi 74.000 tahun yang lalu menyebabkan terjadinya musim dingin selama enam tahun, dan letusan Gunung Tambora merupakan letusan paling hebat yang pernah tercatat dalam sejarah terjadi pada tahun 1815.

Ilustrasi gambar gunung berapi di indonesia yang masih aktif
Ilustrasi gambar gunung berapi di indonesia yang masih aktif

Pengertian Gunung Berapi


Gunung berapi adalah suatu sistem saluran fluida panas (batuan dalam wujud cair atau lava) yang memanjang dari kedalaman sekitar 10 km di bawah permukaan bumi sampai ke permukaan bumi, Gunung berapi ini ditemukan dalam berbagai bentuk sepanjang hidup mereka. Sebuah gunung berapi aktif mungkin berubah menjadi setengah aktif, kemudian beristirahat dan pada akhirnya menjadi tidak aktif atau mati. Tenggat waktu istirahat gunung berapi mampu istirahat dalam waktu adalah 610 tahun sebelum menjadi aktif kembali. Dengan demikian, sulit untuk menentukan keadaan sebenarnya dari gunung berapi, jika gunung berapi berada dalam keadaan istirahat atau mati.

Tanda Tanda Gunung Berapi Akan Meletus


Tanda tanda gunung berapi akan meletus ciri cirinya adalah Suhu di sekitar gunung naik, Sering mengeluarkan suara gemuruh, kadang disertai gempa, Mata air menjadi kering, Tumbuhan di sekitar gunung layu, dan Binatang di sekitar gunung bermigrasi.

Tanda tanda gunung berapi akan meletus - gunung berapi di Indonesia yang Masih Aktif
Tanda tanda gunung berapi akan meletus binatang bermigrasi

Gunung Berapi di Indonesia Beserta Ciri-cirinya


Indonesia adalah negara dengan sebaran gunung berapi paling banyak di dunia, begitu juga jenisnya, hampir semua jenis gunung berapi ada di Indonesia termasuk gunung berapi jenis Stratovolcano, Perisai, dan beberapa istilah yang umum digunakan terkait gunung berapi seperti Cinder cone, dan Kaldera yang sekilas dapat dijelaskan sebagai berikut :

Gunung kaldera - ilustrasi gunung berapi di Indonesia besarta ciri cirinya
Gunung kaldera - ilustrasi gunung berapi di Indonesia besarta ciri cirinya

Stratovolcano

Stratovolcano adalah gunung berapi yang tinggi dan berbentuk kerucut, didalamnya terdiri atas lava dan abu vulkanik yang mengeras, mengandung banyak silika. Stratovolcano disebut juga sebagai gunung berapi komposit. Gunung Berapi di Indonesia yang masih aktif jenis stratovolcano diantaranya adalah :
  • Krakatau
  • Gunung Penanggungan
  • Gunung Semeru
  • Tangkuban Parahu

Perisai


Gunung berapi perisai adalah gunung berapi jenis vulkanik yang bentuknya seperti perisai melebar dengan beberapa puncak yang tidak terlalu tinggi di atas tanah. Gunung berapi perisai dapat dibedakan bentuknya dari gunung berapi jenis lain dengan ciri ciri fisik dimana tinggi puncak gunung dan lereng tidak terlalu curam. Contoh jenis gunung berapi perisai adalah gunung Mauna Loa, Kilauea dan Mauna Kea di Hawai

Cinder Cone


Cindercone adalah abu gunung berapi dan fragmen kecil batuan vulkanik yang menyebar di sekitar gunung. Sebagian besar gunung jenis cinder cone jarang yang memiliki ketinggian di atas 500 meter dari tanah.

Kaldera


Kaldera adalah fitur vulkanik yang terbentuk karena runtuhnya tanah setelah terjadi letusan gunung berapi. Contoh gunung berapi di Indonesia dengan jenis kaldera adalah danau Toba yang Berasal dari letusan gunung berapi kuno. Kata “kaldera” berasal dari bahasa Spanyol, yang berarti panci.

Gunung Berapi Tertinggi di Indonesia


Gunung berapi tertinggi di indonesia adalah gunung kerinci dengan ketinggian 3.805 MDPL
Gunung berapi tertinggi di indonesia adalah gunung kerinci dengan ketinggian 3.805 MDPL

jalur pendakian gunung kerinci gunung berapi tertinggi di Indonesia
Jalur pendakian gunung kerinci yang merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia

Gunung Berapi tertinggi di Indonesia adalah Gunung Kerinci yang ketinggiannya mencapai 3.805 MDPL yang terletak di perbatasan Provinsi Sumatera Barat dan Jambi,tepatnya di Bukit Barisan, 130 km sebelah selatan dari kota Padang.

Gunung Berapi di Indonesia Yang Masih Aktif


Gunung berapi yang sudah tidak aktif di indonesia sangat banyak jumlahnya, namun begitu jumlah gunung berapi di Indonesia yang masih aktif juga tidak kalah banyak, ini disebabkan karena indonesia dilalui oleh patahan lempeng tektonik yang membujur dari ujung berat sampai ujung timur. Berikut Ini adalah daftar gunung berapi yang masih aktif hingga sekarang :

ilustrasi Daftar gunung berapi di Indonesia yang masih aktif
Ilustrasi gunung berapi di Indonesia yang masih aktif


NoNama GunungBentukTinggiLetusan terakhir (VEI)Geolokasi
1Wehstratovulkan617 meter (2,024 ft)Pleistosen5,82°LU 95,28°BT
2Seulawah Agamstratovulkan1,810 meter (5,940 ft)1839 (2)5,448°LU 95,658°BT
3Peuet Sagoekompleks2,801 meter (9,190 ft)25 Desember 2000 (2)4,914°LU 96,329°BT
4Geureudongstratovulkan2,885 meter (9,465 ft)19374,813°LU 96,82°BT
5Kembarperisai2,245 meter (7,365 ft)Pleistosen3,85°LU 97,664°BT
6Sibayakstratovulkan2,212 meter (7,257 ft)18813,23°LU 98,52°BT
7Sinabungstratovulkan2,460 meter (8,070 ft)14-Nov-133,17°LU 98,392°BT
8Tobasupervulkan2,157 meter (7,077 ft)72000 SM2,58°LU 98,83°BT
9Helatoba-TarutungFumarol1,100 meter (3,600 ft)Pleistosen2,03°LU 98,93°BT
10ImunTidak diketahui1,505 meter (4,938 ft)Tidak diketahui2,158°LU 98,93°BT
11Sibualbualistratovulkan1,819 meter (5,968 ft)Tidak diketahui1,556°LU 99,255°BT
12Lubukrayastratovulkan1,862 meter (6,109 ft)Tidak diketahui1,478°LU 99,209°BT
13Sorikmarapistratovulkan2,145 meter (7,037 ft)1986 (1)0,686°LU 99,539°BT
14Talakmaukompleks2,919 meter (9,577 ft)Tidak diketahui0,079°LU 99,98°BT
15Sarik-GajahkerucutTidak diketahuiTidak diketahui0,008°LU 100,2°BT
16Marapikompleks2,891 meter (9,485 ft)5 Agustus 2004 (2)0,381°LS 100,473°BT
17SinggalangStratovulkan2,877 meter (9,439 ft)Tidak diketahui0,42°LS 100,317°BT
18Tandikatstratovulkan2,438 meter (7,999 ft)1924 (1)0,433°LS 100,317°BT
19SagoStratovulkan2,271 meter (7,451 ft)Tidak diketahui0,354°LS 100,378°BT
20Talangstratovulkan2,597 meter (8,520 ft)12 April 2005 (2)0,978°LS 100,679°BT
21Kerincistratovulkan3,800 meter (12,500 ft)22 Juni 2004 (2)1,697°LS 101,264°BT
22Hutapanjangstratovulkan2,021 meter (6,631 ft)Tidak diketahui2,33°LS 101,6°BT
23Sumbingstratovulkan2,507 meter (8,225 ft)23 Mei 1921 (2)2,414°LS 101,728°BT
24Kunyitstratovulkan2,151 meter (7,057 ft)Tidak diketahui2,592°LS 101,63°BT
25PendanTidak diketahuiTidak diketahuiTidak diketahui2,82°LS 102,02°BT
26Belirang-Beritigabungan1,958 meter (6,424 ft)Tidak diketahui2,82°LS 102,18°BT
27Bukit Daunstratovulkan2,467 meter (8,094 ft)Tidak diketahui3,38°LS 102,37°BT
28Kabastratovulkan1,952 meter (6,404 ft)22 Agustus 2000 (1)3,52°LS 102,62°BT
29Dempostratovulkan3,173 meter (10,410 ft)Oktober 1994 (1)4,03°LS 103,13°BT
30PatahTidak diketahui2,817 meter (9,242 ft)Tidak diketahui4,27°LS 103,3°BT
31Bukit Lumut Balaistratovulkan2,055 meter (6,742 ft)Tidak diketahui4,23°LS 103,62°BT
32Besarstratovulkan1,899 meter (6,230 ft)April 1940 (1)4,43°LS 103,67°BT
33Ranaukaldera1,881 meter (6,171 ft)Tidak diketahui4,83°LS 103,92°BT
34Sekincau Belirangkaldera1,719 meter (5,640 ft)Tidak diketahui5,12°LS 104,32°BT
35Suohkaldera1,000 meter (3,300 ft)10 Juli 1933 (4)5,25°LS 104,27°BT
36Hulubelukaldera1,040 meter (3,410 ft)18365,35°LS 104,6°BT
37Rajabasastratovulkan1,281 meter (4,203 ft)17985,78°LS 105,625°BT

Jumlah Gunung Berapi di Indonesia


Indonesia merupakan negara yang memiliki gunung berapi terbanyak di dunia, jumlah gunung berapi di Indonesia kurang lebih 127 gunung, Namun hanya sebanyak 37 Gunung yang aktif dilakukan pemantauan karena sangat aktif / merupakan gunung berapi paling aktif.

Gunung Berapi di Indonesia Yang Pernah Meletus


Berikut ini adalah daftar gunung berapi yang masih aktif dan pernah meletus yang terekam dalam catatan sejarah indonesia :

Gunung Kelud (Kediri) - Gunung Berapi di Indonesia Yang Pernah Meletus

Gunung kelud merupakan gunung berapi di Indonesia yang pernah meletus
Gunung kelud merupakan gunung berapi di Indonesia yang pernah meletus

Pada abad ke 20 gunung kelud tercatat pernah meletus pada tahun 1901, 1919, 1951, 1966 , 1990 dan pada tahun 2007 gunung kelud kembali beraktivitas dan muncul gunung baru di kawah gunung kelud. Para ahli menyimpulkan bahwa gunung kelud kembali aktif pada siklus 15 tahunan.

Gunung Merapi (Sleman Yogyakarta) - Gunung Berapi di Indonesia Yang Pernah Meletus

Gunung merapi adalah gunung berapi di Indonesia yang pernah meletus
Gunung merapi merupakan salah satu gunung teraktif dan termasuk gunung yang sering meletus

Gunung merapi terletak pada zona subduksi, dimana lempeng Indo Australia bergerak ke arah bawah Lempeng Eurasia. Diperkirakakan pada tahun 1006 terjadi letusan gunung merapi yang sangat dahsyat yang membuat Pulau Jawa diselubungi abu vulkanik, para ahli sejarah berpendapat bahwa dampak dari letusan tersebutlah yang menyebabkan kerajaan Mataram Kuno berpindah ke Jawa Timur. Letusan dahsyat lainnya terjadi pada tahun 1930 yang menghancurkan 13 desa dan menewaskan 1.400 orang.

Gunung Galunggung (Tasikmalaya) - Gunung Berapi di Indonesia Yang Pernah Meletus

gunung galunggung salah satu gunung di Indonesia yang masih aktif
Ilustrasi letusan gunung galunggung (gunung berapi di Indonesia yang Pernah meletus)

Letusan gunung Galunggung terdahsyat terjadi pada tanggal 8 Oktober - 12 Oktober 1882, letusan gunung Galunggung menghasilkan hujan pasir kemerahan yang sangat panas disertai awan panas dan lahar. Letusan ini menewaskan 4.011 jiwa dan menghancurkan 114 desa kala itu.

Gunung Agung (Bali) - Gunung Berapi di Indonesia Yang Pernah Meletus

Gunung agung salah satu gunung berapi di Indonesia yang pernah meletus di era moderen
Gunung agung salah satu gunung berapi di Indonesia yang pernah meletus di era moderen

Gunung Agung terakhir meletus pada tahun 1963 dan masih termasuk dalam daftar gunung berapi di Indonesia yang masih aktif hingga saat ini. Gunung Agung memiliki sebuah kawah besar yang sangat dalam, Pada tangga 18 Februari 1963 gunung agung mengeluarkan ledakan yang sangat keras yang merupakan tanda tanda awal akan terjadi letusan. Tepatnya pada tanggal 17 Maret 1963 gunung Agung akhirnya meletus, melemparkan bebatuan dan lava hingga sejauh 10 km ke udara serta menghasilkan aliran piroklasti yang sangat besar, banyak desa hancur dan menelan korban sekitar 1500 jiwa.

Krakatau (Selat Sunda) - Gunung Berapi di Indonesia Yang Pernah Meletus

Ilustrasi letusan gunung krakatau Indonesia yang terjadi pada 1883
Ilustrasi letusan gunung krakatau Indonesia yang terjadi pada 1883

ilustrasi gambar letusan gunung krakatau terdahsyat
Ilustrasi letusan gunung krakatau Indonesia yang terjadi pada 1883

Pulau Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang sampai sekarang masih aktif dan berada di Selat Sunda. Letusan Krakatau terjadi pada tahun 1883, diawali dengan gejala pada awal Mei 1883 dan akhirnya meletus pada tanggal 26 Agustus 1883, dengan letusan hebat yang meruntuhkan kaldera terjadi pada tanggal 27 Agustus 1883 dimana dua pertiga bagian Krakatau runtuh dalam letusan berantai, dan melenyapkan sebagian besar pulau di sekelilingnya.

Aktivitas seismik gunung krakatau saat itu masih berlangsung hingga bulan Februari 1884. Letusan gunung Krakatau adalah letusan gunung berapi paling mematikan dan paling merusak dalam sejarah, menimbulkan setidaknya 36.417 korban jiwa akibat letusan dan tsunami yang dihasilkannya. Dampak letusan ini juga bisa dirasakan di seluruh penjuru dunia.

Dunia sempat gelap selama dua setengah hari akibat debu vulkanis yang menutupi atmosfer. Matahari bersinar redup hingga setahun berikutnya. Hamburan debu krakatau tampak di langit Norwegia sampai New York.

Klik tombol medsos dibawah untuk membagikan artikel Gunung Berapi di Indonesia Yang Masih Aktif Meletus kepada teman facebook, twitter maupun G+

Sejarah Bahasa Indonesia

Budiarto 0
Cikal bakal sejarah bahasa Indonesia adalah bahasa Melayu kuno yang dalam perkembangannya melahirkan berbagaidialek regional dan dialek sosial, yang tersebar di wilayah Asia Tenggara. Bahasa melayu menurut para pakar berasal dari Kalimantan Barat da telah melahirkan berbagai dialek (ragam), yaitu bahasa Indonesia, bahasa Melayu Malaysia, bahasa Melayu Singapura, bahasa Melayu Brunei Darussalam.

Bahasa Melayu Kuno (Sejarah Bahasa Indonesia)


Sejumlah bukti yang menunjukkan bahwa sejarah bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu kuno adalah dengan ditemukannya sejumlah prasasti di pulau Sumatra, pulau Bangka, semenanjung Malaya, dan pulau Jawa. Prasasti-prasasti yang ditemukan tersebut sebagian besar menggunakan bahasa Palawa (huruf Palawa adalah aksara yang dibawa oleh orang-orang Hindu yang datang ke Indonesia), serta ada pula prasasti yang ditulis menggunakan bahasa Arab (Prasasti yang ditulis sesudah masuknya Islam ke Indonesia). Sampai sekarang sudah ditemukan 18 prasasti yang sudah terindetifikasi dan kemungkinan besar akan bertambah lagi.

prasasti sawah lunto sumatera barat dalam sejarah bahasa Indonesia
Prasasti Sawah Lunto Sumatera Barat dalam Sejarah Bahasa Indonesia

Berikut adalah contoh bahasa Melayu kuno yang dikutip dari sebuah prasasti yang telah diterjemahkan ke huruf latin:
“Nipahat di welanya yang wala Griwijaya kalimat manampik yang Bhumi Jaya tidak bhakti ke Griwijaya”
Arti secara hafiah:
“Dipahat di waktu yang tentara Sriwijaya telah menyerang tanah Jawa tidak takluk ke Sriwijaya”
Arti yang sebenarnya:
“Dipahat pada waktu tentara Sriwijaya telah menyerang tanah Jawa yang tidak takluk ke Sriwijaya”
Dari kutipan diatas dapat dikenali kata-kata yang digunakan sampai saat ini antara lain pahat (digunakan hingga saat ini), wala (bala), Bhumi (Bumi), tida (tidak), bhakti (bakti), dan ka (ke).

Lingua Franca Bahasa Penghubung - Sejarah Bahasa Indonnesia


Sejarah bahasa Indonesia tidak lepas juga dari pengaruh Lingua Franca. Lingua Franca adalah bahasa penghubung yang digunakan untuk brinteraksi dan berhubungan antara dua etnis atau lebih yang memiliki bahasa sendiri-sendiri. Lingua Franca bahasa melayu diperkirakan digunakan sejak para pelaut dan pedagang rempah-rempah dari Maluku. Rempah-rempah secara estafet dibawa dari Maluku oleh para pedagang ke Gujarat (India) dan selanjutnya ke Eropa melalui selat Malaka. Bila angin sedang tidak bersahabat mereka berlabuh di salah satu pantai timur Sumatra atau pantai barat Semenanjung Malaka,dan disinilah mereka mengenal bahasa Melayu dan dari sini pula bahasa Melayu mulai menyebar ke Jawa, Kalimantan Selatan, dan Maluku.

Bukti bahwa bahasa Melayu telah menjadi Lingua Franca adalah telah terbitnya daftar kata Cina-Melayu pada awal abad ke 15, dan kemudian pada tahun 1522 terbit daftar kata Italia-Melayu yang disusun oleh Pigafeta ( Pigafeta adalah pakar bahasa yang ikut dalam pelayaran Magelhears untuk megelilingi dunia). Selain itu pada tahun 1603 telah terbit kamus Melayu-Belanda yang disusun oleh Federick de Houtman di Amsterdam Belanda.

Bahasa Melayu juga digunakan pemerintah Hindia Belanda yang menjajah Indonesia sejak abad ke 16 untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan penduduk pribumi. Pemerintah Hindia Belanda menganggap bahasa Melayu penting dalam menjalankan administrasi negara jajahannya sehingga mulailah bahasa Melayu dimasukkan sebagai sebuah mata pelajaran di sekolah-sekolah formal yang sebelumnya bahasa Melayu tersebut disempurnakan (distandarkan) oleh Ch. A. Van Ophuijsen pada tahun 1901.

Dialek / Ragam Bahasa Melayu - Sejarah Bahasa Indonesia


Penyebaran bahasa Melayu dari tempat asalnya yaitu Kalimantan Barat telah memunculkan dialek-dialek sosial yang pada awalnya berupa pijin-pijin Melayu yang lama-lama berkembang menjadi kreol-kreol melayu dan akhirnya menjadi dialek-dialek areal, seperti Melayu Betawi di Jakarta, Melayu Banjar di Kalimantan Selatan, Melayu Manado di Sulawesi Utara, Melayu Loloan di pulau Bali, Melayu Larantuka di Flores, dan Melayu Koskos di sebelah selatan pulau Jawa.

Selain penyebaran bahasa melayu ke daerah-daerah ini melahirkan dialek-dialek areal , juga melahirkan dialek-dialek sosial seperti bahasa Melayu rendah, bahasa Melayu pasar, dan Bahasa Melayu tinggi ( bahasa Melayu yang telah di standarkan oleh Van. A. Ophuijsen ). Selain itu secara politis dengan berdirinya negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Kasultanan Brunei Darussalam dengah bahasanya masing masing, dan secara linguistik penduduk kermpat negara tersebut masih dapat saling mengerti dan berkomunikasi.

Indonesia Zamrud Khatulistiwa 6 Fakta Yang Harus Diwaspadai

Budiarto 0
Bukan tanpa alasan julukan Indonesia Zamrud Khatulistiwa diberikan kepada NKRI. Indonesia adalah salah satu negara di dunia, terutama di Asia, yang dilewati garis ekuator atau khatulistiwa. Sedangkan sebutan zamrud berasal dari batu mulia yang dikenal dengan warna hijau lumut. Warna tadi merujuk pada keindahan hutan hujan tropis yang membentang di wilayah ekuator Indonesia.

Sayangnya, julukan zamrud khatulistiwa sepertinya tidak akan disandang oleh Indonesia di kemudian hari akibat enam fakta yang menyedikan di bawah ini.

Memegang Rekor Tertinggi untuk Deforestrasi

Deforestration harus diwaspadai - Indonesia Zamrud Khatulistiwa
Deforestration harus diwaspadai - Indonesia Zamrud Khatulistiwa

Menurut data dari Dinas Kehutanan Indonesia, total luas keseluruhan hutan di Indonesia pada tahun 1950 mencapai 162,290,000 hektare. Itu berarti sekitar 84% wilayah di Indonesia adalah hutan tropis dan menjadikan negara ini sebagai salah satu paru-paru dunia. Namun, angka tersebut terus menyusut dari tahun ke tahun secara cepat akibat penebangan dan pembakaran hutan. Bahkan Guinness Book of Records menyatakan bahwa negara dengan julukan Indonesia Zamrud Khatulistiwa memegang rekor deforestrasi tertinggi di dunia. Setidaknya dua juta hektar hutan yang ‘hilang’ setiap tahunnya.

Hutan Sebagai Ladang Emas Pencuri Kayu

Maraknya pencurian kayu di Indonesia - Zamrud Khatulistiwa
Maraknya pencurian kayu di Indonesia - Zamrud Khatulistiwa

Tahukah Anda bahwa setiap tahunnya sekitar 51 juta meter kubik kayu bulat yang dihasilkan berasal dari pencurian kayu? Kegiatan ilegal tersebut telah dilakukan sejak rezim Soeharto dan dampaknya terasa begitu kuat sampai sekarang. Sepanjang tahun 1985 sampai 1998 saja luas hutan yang berkurang bisa mencapai 1,6 hingga 1,8 juta hektar per tahun di wilayah zamrud khatulistiwa. Tindakan ilegal ini sampai sekarang masih sulit untuk dihentikan maupun diberantas hingga ke akarnya. Padahal kalau terus berlanjut, bukan tidak mungkin hutan di Indonesia akan habis dalam hitungan tahun.

Sekitar 75% Hutan di Indonesia Sudah Hilang

Hutan Gudul - Indonesia Zamrud Khatulistiwa
Hutan Gudul - Indonesia Zamrud Khatulistiwa

Fakta ironis dari negara dengan julukan Indonesia Zamrud Khatulistiwa ini adalah sekitar 75% hutan ternyata sudah hilang. Kalimantan, yang merupakan salah satu pulau dengan hutan tropis terluas, jadi tempat untuk eksploitasi hutan dari oknum tak bertanggung jawab. Bahkan eksploitasi hutan tadi telah berlangsung selama seperempat abad. Di tahun 2010 saja, luas hutan di Kalimantan hanya ada 25,5 hektare dengan laju kerusakan hutan 2% setiap tahunnya di Indonesia. Citra satelit dari KKI Warsi serta Birdlife Indonesia menyatakan bahwa satu juta hektare hutan di Jambi akan hilang dalam 10 tahun.

Berkembangnya Virus Akibat dari Deforestrasi


Sebutan zamrud khatulistiwa pun akan terancam hilang akibat berkembangnya virus yang muncul dari deforestrasi. Sebagian orang mungkin kurang percaya dengan hal tersebut. Namun ternyata, Prof. Dr. Hadi S. Alikodra selaku Guru Besar dari Fakultas Kehutanan IPB menyatakan deforestrasi bertanggung jawab atas mewabahnya virus flu burung di Indonesia beberapa tahun lalu. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Hutan yang terus berkurang tentunya mengurangi pasokan oksigen. Padahal oksigen adalah salah satu pembunuh mikroba dan virus jahat yang efektif di Indonesia Zamrud Khatulistiwa.

Maraknya Perkebunan Kelapa Sawit di Indonesia

Maraknya perkebunan sawit di Indonesia - Zamrud Khatulistiwa
Maraknya perkebunan sawit di Indonesia - Zamrud Khatulistiwa

Bukan tidak mungkin julukan zamrud khatulistiwa akan berubah menjadi surga kelapa sawit di Indonesia. Bagaimana tidak? Kasus kabut asap yang selalu ada setiap tahunnya menjadi bukti bahwa hutan-hutan di Indonesia dibakar atau dirusak demi dijadikan lahan perkebunan kelapa sawit. Sampai tahun 1997 saja sudah ada tujuh hektare hutan yang dikorbankan untuk area kebun sawit. Di tahun 1991, hanya 1,1 juta hektare saja yang disediakan untuk perkebunan kelapa sawit. Namun, luasnya bertambah menjadi 4,1 juta hektare di tahun 2002.

Satwa Punah dan Masyarakat Pedalaman Tersingkir

Harimau Sumatera - Indonesia Zamrud Khatulistiwa
Harimau Sumatera - Indonesia Zamrud Khatulistiwa

Indonesia Zamrud Khatulistiwa pun tak terlepas dari keragaman satwa langka dan masyarakat yang tinggal di pedalaman hutan. Sayangnya, deforestrasi membuat kehidupan dua kelompok tersebut terus terancam. Masyarakat pedalaman misalnya yang berusaha mempertahankan wilayahnya dari oknum yang ingin menghancurkan tempat tinggal mereka. Kemudian hewan-hewan yang habitatnya di hutan pun terusir saat tempat tinggalnya dibakar atau dihilangkan. Tak jarang kita mendengar satwa hutan yang lari ke pedesaan atau punah karenanya. Lantas, masih pantaskah zamrud khatulistiwa disandang?

Sejarah Pemerintahan Indonesia

Budiarto 0
Setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya mulailah disusun pemerintahan. Pada tanggal 18 Agustus 1945 disahkanlah UUD ’45 dan yang mengesahkannya adalah wakil-wakil rakyat indonesia yang bernama Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). PPKI yang semula beranggotakan 21 orang kemudian bertambah menjadi 27 orang, penambahan anggota ini dilakukan dengan maksud unruk mengubah badan buatan Jepang menjadi badan yang bersifat nasional dan badan ini mencerminkan tokoh-tokoh politik yang juga mencerminkan wakil-wakil daerah dalam rangka kesatuan Indonesia. Ketua PPKI adalah Bung Karno dan Bung Hatta sebagai wakilnya dan juga pertama kalinya Soekarno dan Moh. Hatta dipilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia oleh badan ini (Aturan Peralihan, pasal III UUD ’45).

Menurut pasal IV, Aturan Peralihan UUD ‘ 45 sebelum MPR, DPR, dan DPA terbentuk, segala kekuasaan pemerintahan dijalankan oleh Presiden dengan bantuan sebuah Komite Nasional. Kemudian Komite Nasional itu dibentuk pada tanggal 29 Agustus 1945 yang beranggotakan 400 orang dengab ketuanya Kasman Singodimejo SH. Mula-mula kedudukan Komite ini adalah sebagai pembantu Presiden tetapi sejak 18 Oktober 1945 dengan Maklumat No. X, badan ini mengalami perubahan. Maklumat tersebut berisi bahwa Komite Nasional (Pusat) sebelum terbentuknya MPR dan DPR diserahi kekuasaan legislatif. Pekerjaan Komite Nasional Pusat ini sehari-harinya dijalankan oleh sebuah badan Pekerja yang bernama Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat ( BPKNIP) dengan Suttan Syahrir sebagai ketuanya.

Sejarah Pemeritahan Indonesia

Sejarah Pemerintahan Indonesia konferensi meja bundar
Sejarah Pemerintahan Indonesia konferensi meja bundar

Kabinet Presidensial


Pada tanggal 5 September 1945 dibentuk Kabinet Presidensial dengan Presiden Soekarno sebagai Perdana Menteri. Menteri-menterinya antara lain ialah R.A.A. Wiranatakusuma sebagai Menteri Dalam Negeri (kemudian menjadi Wali Negara Pasundan), Subarjo SH. sebagai Menteri Luar Negeri, Supriyadi sebagai Menteri Keamanan Rakyat (bekas pemimpin pemberontakan di Blitar dimasa Jepang yang kemudian tidak pernah kunjung hadir).

Maklumat-Maklumat


Untuk menunjukkan politik Indoneia terhadap dunia luar khususnya Belanda maka dikeluarkanlah Maklumat tanggal 1 November 1945 yang berisi membantah tuduhan luar negeri yang mengatakan bahwa Republik Indonesia itu adalah buatan Jepang dan juga Republik Indonesia menjamin segala milik asing di Indonesia selain yang diperlukan negara. Maklumat 1 November 1945 ini dapat dianggap merupakan Garis-garis Besar Haluan Negara Republik Indonesia (GBHN) pada waktu itu.

Bahwa di dalam Republik Indonesia benar-benar dilakukan sistim demokrasi maka dikeluarkanlah Maklumat Pemerintah pada tanggal 3 November 1945 yang berisi anjuran unruk berdirinya partai-partai politik dengan ketentuan bahwa hendaknya partai-partai itu bersikap memperjuangkan kemerdekaaan RI dan menjamin keamanan masyarakat.

Partai di Indonesia


Pada tanggal 22 Agustus 1945 PPKI di dalam hal kepartaian menetapkan akan dibentuknya satu Partai Nasional Indonesia, hal ini tidak dapat dilaksanakan karena banyak orang yang tidak menyetujuinya. Dengan dikeluarkannya Maklumat pada tanggal 3 November 1945 yang mengijinkan didirikannya partai-partai maka kemudian muncullah banyak partai, baik yang beralitan agama, nasional, maupun sosial beserta mantel organisasinya baik gerakan wanita maupu  pemudanya.

sejarah partai partai di Indonesia
Sejarah Partai Partai di Indonesia

Partai-partai yang beraliran agama diantaranya Masyumi, Partai Katholik, Partai Kristen Indonesia (parkindo), Partai Tarbiyah Islamiyah (Perti). Partai yang beraliran nasional yaitu Partai Nasional Indonesia (PNI) dan Partai Wanita Rakyat. Partai yang beraliran Sosialis diantaranya Partai Sosialis, Partai Komunis Indonesia (PKI), Partai Buruh Indonesia, dan Partai Murba.

Kabinet Parlementer


Kabinet Parlementer di lantik pada tanggal 14 November 1946 dengan Suttan Syahrir sebagai Perdana Menteri.

Sutan syahrir perdana menteri Indonesia yang pertama
Sutan syahrir perdana menteri Indonesia yang pertama